Rabu, 24 Februari 2016 14:10:30 WIB Dilihat : 456 kali

Sebagai bagian untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa, maka dalam pelaksanaan pendidikan dan pengajaran bagi sebuah pendidikan tinggi, khususnya Prodi pendidikan Biologi, Jurusan S1 Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mengadakan kegiatan magang. Melalui program magang diharapkan mahasiswa bisa menyalurkan penguasaan kompetensi dari hard skill dan soft skill yang dimiliki, selama di kampus dapat diaplikasikan sesungguhnya di lokasi magang.

Saya mengikuti magang di bawah bimbingan Ir. Ign. Pramana Yudha, M.Si, Ph. D, salah seorang dosen tetap Fakultas Teknobio Universitas Atmajaya yang aktif dalam bidang konservasi burung. Saya mengikuti magang selama dua bulan, tetapi kegiatan magang hanya dilaksanakan pada saat akan dilakukan penelitian. Pelaksanaan magang mahasiswa melakukan bidang kerja sebagai asisten dosen peneliti, mahasiswa melakukan pengamatan dan observasi langsung terhadap bagaimana cara kerja dan apa saja yang menjadi tugas dari asisten dosen peneliti, persiapan penelitian, saat penelitian hingga paska penelitian seperti sharing hasil penelitian.

Kegiatan magang yang dilakukan meliputi kegiatan bird banding dan pengamatan burung. Bird banding adalah kegiatan penandaan pada burung. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui perilaku, pola penyebaran, populasi, dan masa hidup burung. Peralatan yang digunakan yaitu jala kabut (mistnet), cincin, tang pemasang, tang pembuka, timbangan, kantong burung, jangka sorong dan penggaris.Kegiatan bird banding dilakukan selama dua hari yaitu pada tanggal 9-10 Oktober 2015. Sebelum melakukan bird banding, dilakukan rapat terlebih dahulu selama 2 minggu, yakni pada tanggal 30 September hingga 7 Oktober 2015. Hal ini bertujuan untuk menentukan lokasi kegiatan, survei lokasi dan pembahasan materi seputar bird banding yang telah dilakukan sebelumnya di pantai Trisik Yogyakarta. Kegiatan ini selain diikuti oleh mahasiswa magang, juga diikuti oleh kelompok Paguyuban Pengamat Burung Jogja (PPBJ), IdOU (IndonesianOrnithologists’ Union) dan staf Balai Taman Nasional Gunung Merapi. Pada tanggal 9 oktober peserta yang mengikuti kegiatan bird banding dikondisikan pada pukul 15.00. Pemasangan jaring kabut (mistnet) dilakukan pada pukul 16.00, yang bertujuan untuk menjaring burung nokturnal.

Sebelum melakukan bird banding ke lapangan, pada malam harinya saya mendapatkan materi seputar bird banding dari pemateri/ trainer. Materi disampaikan oleh Ir. Ign. Pramana Yudha, M.Si, Ph. D dan Sitta Yusti Azizah, S.Si. Materi yang disampaikan oleh Ir. Ign. Pramana Yudha, M.Si, Ph. D yakni terkait dengan pemilihan lokasi dan teknik melakukan bird banding. Sedangkan Sitta Yusti Azizah, S.Si menyampaikan materi terkait burung air dan kegiatan bird banding yang telah dilakukan di kawasan Pantai Trisik Kulonprogo, Yogyakarta.

Hari kedua, tanggal 10 Oktober 2015 kegiatan bird banding siap dimulai pukul 04.30 WIB. Pada hari itu, peserta bird banding mengecek jaring yang sudah dipasang pada hari sebelumnya. Setelah melakukan pengecekan, kegiatan yang dilakukan yaitu mencatat jenis burung yang ditemukan. Jenis yang berhasil dicatat adalah pijantung kecil 2 ekor, pelanduk semak 1 ekor dan burung madu 1 ekor. Kegiatan selanjutnya selain bird banding yaitu pengamatan burung di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi. Pengamatan dilakukan pada tanggal 21-22 November 2015.Jenis burung yang ditemukan diantaranya kacamata biasa, cucak kutilang, munguk beledu, sikatan ninon, cekakak jawa, betet biasa, takur bultok, walet linchi, srigunting kelabu, uncal loreng, sikatan belang, elang-ular bido, cinenen, cucak gunung, sikep madu asia, cica daun, elang-alap cina, sikatan bubik, jinjing batu, sepah gunung, empuloh janggut, ciung-batu kecil, walik kembang, dederuk jawa, brinji gunung, serindit jawa, wiwik uncuing, cabe jawa dan cikrak daun.

Dalam program magang ini, selain belajar mengenai bird banding secara langsung kepada ahlinya, saya mendapatkan pengalaman berharga berupa jejaring sosial dan keilmuan dengan sesama pecinta burung. Keterampilan ini nantinya akan saya perlukan sebagai bekal menempuh profesi saya sebagai seorang pendidik dan peneliti bidang pendidikan biologi.

Oleh: Fuzna Sumi Untari (Mahasiswa Prodi Pendidikan Biologi, angkatan 2011)

Kolom Terkait

Kolom Terpopuler

Arsip Pengumuman
Arsip Berita
Arsip Agenda
Arsip Kolom